External Goldfish Anatomy
Anatomi Fisik Ikan Maskoki
Ikan Maskoki memiliki ciri fisik yang bervariasi sesuai dengan varietasnya masing-masing. Untuk mengetahui ciri fisik Maskoki dengan jelas, mari kita mengkajinya dengan membagi ke dalam tiga bagian; yakni kepala, tubuh dan ekor.

· Tipe kepala segitiga: Bentuknya datar dan agak segitiga, dengan susunan kulit di dahi kepala yang halus, tidak ada jambul yang tumbuh. Tipe kepala ini masih dapat dibagi lagi menjadi tipe kepala segitiga model sempit dan tipe kepala segita model lebar.
· Tipe kepala macan: Salah satu dari Maskoki Fantail dengan sirip punggung, memiliki jambul kepala yang tumbuh, tidak hanya di area dahi kepala namun juga tumbuh sampai ke area operculum.
· Tipe Oranda: Tipe kepala ini memiliki jambul kepala yang tumbuh hanya di area dahi kepala (biasa disebut dengan istilah kepala angsa, mahkota ataupun jambul topi).
· Tipe kepala singa: Tipe kepala ini dimiliki oleh Maskoki tipe Egg Fish (tanpa sirip punggung) yang memiliki jambul kepala, tidak hanya di area dahi kepala namun juga tumbuh sampai ke area operculum.
· Mata normal: Mata normal pada Maskoki sama seperti mata yang dimiliki oleh ikan crucian carp pada umumnya.
· Mata jenis Moor (dragon eyes): Mata jenis ini berbentuk bulat menonjol keluar seperti mata yang dimiliki oleh naga menurut legenda Orang Tionghoa.
· Mata balon: Mata jenis ini mudah sekali dibedakan karena terdapat kantung semi-transparan berisi cairan yang menempel di bawah organ matanya. Kantung ini ikut bergoyang ketika Maskoki sedang berenang. Kantung ini juga bisa berkembang, namun sangat sulit untuk tumbuh kembali jika sudah pecah.
· Mata menghadap ke atas: Mata jenis seperti ini ditandai dengan bola mata menonjol keluar dan pupil menghadap ke atas seolah seperti memandang langit.
· Kepala kodok: Jenis mata ini dimiliki oleh Maskoki tipe Egg Fish yang memiliki gelembung bola kecil di kepalanya.
· Operculum normal: Tipe operculum seperti ini merupakan struktur operculum yang belum mengalami mutasi. Kebanyakan operculum pada Maskoki berwarna sama dengan warna kulitnya.
· Operculum bergelombang: Tulang utama operculum dan pinggiran belakang operculum menutup sisi luar yang bergelombang dan filamen terbuka.
· Operculum transparan: Jaringan epitel terlihat tembus dan filamen yang berwarna merah dapat langsung terlihat.
B. Bagian Tubuh
Bagian tubuh pada Maskoki terdiri dari sisi belakang operculum hingga ke area anus. Ikan Maskoki memiliki bentuk tubuh yang berbeda, misalnya tubuh sempit, tubuh lonjong panjang, bulat seperti bola, lebar dan pendek, pendek dan tebal, dan sebagainya.
Beberapa jaringan kulit dapat juga digolongkan berdasarkan pertumbuhan sisik, sisik garis leteral, kelenjar lendir dan sel pigmen.
Kulit
Terdiri dari lapisan kulit luar dan lapisan kulit dalam. Di lapisan kulit luar, ada banyak kelenjar lendir yang dihasilkan oleh sel tunggal ataupun multi sel. Kelenjar lendir menghasilkan lendir yang bisa mengurangi gesekan di dalam air. Dan yang lebih penting lagi, lendir ini juga melawan serangan kuman dan menyesuaikan keseimbangan antara tubuh dan air.
Sisik
Bentuk sisik pada umumnya pipih bulat menyerupai piring, namun sebagian Maskoki memiliki sisik yang berbentuk seperti mutiara. Banyak kalsium karbonat terkandung di dalam sisik yang menyerupai mutiara ini sehingga lebih keras dari sisik pada umumnya. 80% sisik tidak dapat dilihat kecuali jika kulit terkikis. Sisik yang dapat dilihat pada umumnya memiliki pigmen kromatofora, namun garis konsentris lingkar mencerminkan pertumbuhan karekteristik sisik. Bila Maskoki tumbuh dengan cepat, lingkar stria akan longgar. Sedangkan bila Maskoki tumbuh dengan pelan, maka lingkar stria ini merapat. Lingkaran ini menunjukkan kepadatan dan kerapatan lingkar stria. Jadi lingkar stria ini mengindikasikan usia dari Maskoki.
Sisik dapat melindungi tubuh. Sisik yang dimiliki Maskoki dapat dibedakan berdasarkan ukuran, bentuk dan pertumbuhannya. Sisik pada Maskoki dibagi ke dalam empat tipe.
· Sisik normal: Sisik normal berbentuk pipih seperti piring. Sebagian besar Maskoki memiliki tipe sisik normal ini.
· Sisik mutiara: Bentuknya semi-lingkaran dan menonjol. Sisik ini banyak mengandung zat kapur yang membuatnya lebih keras dibandingkan dengan tipe sisik yang lain.
· Sisik transparan: Sisik ini tidak mengandung sel pigmen ataupun kristal cermin. Organ tubuh Maskoki dapat dilihat dari sisk transparan ini.
· Sisik bening: Mirip dengan sisik transparan, namun ukurannya sama dengan sisik normal.
· Sisik garis leteral: Terdapat pada kedua sisi tubuh Maskoki, garis ini membentang dari operculum hingga ke tangkai ekor. Garis leteral, adalah sebuah organ berbentuk garis panjang yang timbul di bawah kulit dan muncul ke luar permukaan kulit.
Sirip punggung, sirip perut dan sirip dada berada di bagian tubuh ini juga. Sirip-sirip ini sangat penting sebagai alat manuver dan penyeimbang tubuh. Setiap tipe sirip memegang fungsinya sendiri-sendiri.
· Sirip punggung: Terletak di tengah punggung atas. Sirip punggung adalah alat penyeimbang, yang bisa mencegah Maskoki agar tidak berenang secara terhuyung-huyung.
· Sirip depan: Letaknya dekat dengan operculum, dan jumlahnya ada sepasang; di sisi kanan dan kiri tubuh Maskoki. Bentuknya ada yang pendek ada juga yang panjang. Pada saat musim kawin, jenis kelamin jantan dapat dikenali dengan adanya bintik putih (pear organ) di sekitar operculum dan tepi sirip depan. Fungsi sirip depan adalah untuk mendayung dan mencegah tubuh Maskoki terayun-ayun di dalam air.
· Sirip perut: Letaknya di perut bawah. Seperti sirip depan, fungsi dari sirip perut adalah untuk membantu berenang dan agar dapat Maskoki dapat seimbang ketika sedang diam.
C. Bagian Ekor
Bagian ekor dari Maskoki meliputi area sekitar anus hingga ujung sirip ekor. Terdiri dari tangkat ekor, sirip anal dan sirip ekor.
Tangkai Ekor
Tangkai ekor ini mengacu pada jarak horisontal belakang daerah anal ke daerah sirip ekor. Ikan Maskoki dapat berenang dengan cara menggerakkan tangkai ekor ini.
Sirip Anal
Terletak di belakang anus, sehingga sering disebut sirip anus. Pada umumnya Maskoki memiliki sepasang sirip anal, namun ada juga Maskoki yang memiliki sirip anal tunggal. Biasanya, sepasang sirip anal dimiliki oleh Maskoki dengan ekor pendek. Fungsi dari sirip anal mirip dengan sirip punggung.
Sirip Ekor
Letaknya ada di pangkal ekor Maskoki. Sirip ekor merupakan organ paling penting yang membuat Maskoki dapat berenang ke arah depan. Sirip Maskoki dapat diklasifikasikan ke dalam dua tipe: sirip tengah dan sirip berpasangan. Sirip ekor Maskoki dapat dibagi menjadi dua bagian berdasarkan bentuk ekornya.
External Features of Goldfish
Goldfish have various external features because of their various types. In order to know goldfish external features clearly, we usually think goldfish consist of three parts: head, body and tail.
A、Heads
Head: from the tip of mouth to the back fringe of opercula. It can be classified into the following four types in terms of head-growth and dorsal fin.
Flathead type: like a triangle, smooth skin on the top of the head, no head growth. . It can be divided into narrow and wide flathead.

There are mouth, eyes, nostrils, opercula and gills in the head.
Mouth: consists of upper and lower jaw. It is an organ for swallowing foods. Some goldfish have mouths surrounded by developed head-growth. Pharyngeal teeth are present and arranged in one row in the pharynx. The teeth are used to grind foods.
Eyes: a visual organ. There are different types, such as normal eyes, moor (dragon-eyes), celestial-eyes, bubble-eyes and frog-head.
Goldfish eyes have different sensibilities to some different light lines. The red light has strong sensibility to it, then the yellow light.
Nostril fold: a pair of nostrils is found on the head, through which goldfish smell. On each side, there are an inlet and an outlet opening to let water flow into the olfactory cavity, which is lined with sensory cells. Nostril fold is a sense organ, which can smell gas dissolved in water. A fold of skin known as nostril fold surrounds each nostril. The nostril folds are usually small, but some goldfish develop greatly, so they enlarged nostril folds forming ball-like structures hanging in front of the head. When swimming, the developed fold swings look like pompon. It is abnormal and can regrow when it was destroyed, but it is very difficult to recover.
Opercula: outside gill consists of front operculum, main operculum, lower operculum and middle operculum. At the back fringe of opercula, there is a floating membrane named operculum membrane. Water flows into mouth and comes out from Opercula. During the process, the gas exchange is finished through blood capillary. There are three types of opercula.
Normal operculum: it has no mutation. Most goldfish operculum is normal skin-colored.
B、Body

Skin: it consists of outer layer of skin and layer of guanine. In the outer layer of skin,there are many adhesive glands made of single or multi cells. Adhesive glands make continuous mucus, which can reduce the friction in water. What's more, it can resist the invasion of germ and adjust balance between body and water. Scales: the usual cycloid scales are plate-like, but some goldfish develop scales like pearls. Much calcium carbonate has been deposited in these pearl-like scales, making it harder than the normal cycloid scales. 80% of scales aren't visible unless the skin is scraped. The visible part normally has chromatophores, but concentric circular lines reflecting the growth of the scale characterize the root part of the scale. When the fish grows quickly the circular stria is far apart, and when the fish grows slowly then the circular stria is close together. Annual rings therefore show up as dense bands of circular stria closed together, reflecting slow winter growth. So circular stria indicates the age of goldfish.
Normal scales: scales normal, no variations. Majority of goldfish have normal scales.
Pearl scales: semi-circular and protruding scales. They contain an amount of limestone, which is harder than ordinary scales.
Transparent scales: scales contain neither pigment cells nor reflection crystals. The fish organs can be seen through the scales.
Translucent scales: most are transparent with few normal scales.
Lateral line scales: on both sides of the body from the operculum to the peduncle. The lateral line, a long tube-like sense organ just underneath the skin, is connected to the outside. There are many sensory nerve cells along the lateral line to detect direction in the surrounding water.
Having analyzed the vibrations, goldfish are able to detect changes in the environment and respond appropriately. There are series of scales just on the top of the lateral line, which called lateral line scales, and there is also a hole in each lateral line scale to enable the lateral line to communicate with the outside. The number of the lateral line scales is important in taxonomic, each variety of goldfish has a definite range.
Dorsal fins: in the middle of the back. Dorsal fin is a balance organ, which can avoid goldfish wandering and rocking from side to side.
Pectoral fins: close to opercula and paired on the sides of body. It is long or short. In the spawning season, sex can be distinguished by chasing stars on the opercula or pectoral fins. They prevent goldfish from rocking up and down lengthwise.
Pelvic fins: on the sides of abdomen. Like pectoral fins, they can hold position.
C、Tail
It is from anus to the end of caudal fins. It contains peduncle, anal fins and caudal fins.
Peduncle: it refers to the horizontal distance from the back of base of anal fins to base of caudal fins. Goldfish swims through the push made by peduncle movement.
Anal fins: behind the anus, and also named anus fins. Most anal fins are paired and few are single. Usually, paired anal fin of goldfish with tail of short peduncle are covered, and its function is the same as the dorsal fins.
Caudal fins: at the end of tail. As the most important pushing organ, it helps goldfish drive forward.
Goldfish's fins are classified into two main types: median fins and paired fins. Goldfish's caudal fins can be divided two parts according to a broad V shape. There is one lob at the fork lobes to the single tail and two lobs to the paired. Besides genetic factor environment can affect tail curled during its growth.
In addition, according to the different lob shapes and sizes, it can be long, short, swallow, butterfly, broad, phoenix, peacock, curled......











